Ini hanya sebagian dari isi buku yang berjudul Khadijah “The True Love Story of Muhammad”..
Tak dapat dipungkiri, Khadijah, istri Rasulullah S.A.W, merupakan sosok yang fenomenal. bukan saja memiliki perilaku yang mulia, Khadijah juga merupakan sosok cerdas dengan ketabahan yang luar biasa.
Ia rela mengorbankan seluruh harta dan jiwanya untuk dakwah Rasulullah. Dengan kematangan, kebijaksanaan, dan integritas dirinya, Khadijah menyokong, membangkitkan tekad, dan mengorbankan semangat dakwah Rasulullah.
Jika ada wanita yang langsung menerima salam dari Allah, maka Khadijahlah orangnya. Peristiwa itu terjadi ketika Jibril mendatangi Rasulullah. Allah menjaga diri Khadijah dari cela, sehingga penduduk Mekah menjulukinya sebagai “wanita suci”. Cara Khadijah menjawab salam pun menunjukkan keluasan pandangan dan kedalaman perasaannya. Allahlah Pemelihara kedamaian dan Sumber segala damai. Salamku untuk Jibril
Khadijah pun menjadi wanita teristimewa bagi Rasulullah. Rasulullah selalu menyebut-nyebut nama Khadijah dan mengistimewakan teman-teman Khadijah, walau hingga Khadijah wafat. Inilah kisah Khadijah, cinta sejati Rasulullah.
“Wahai anak pamanku, aku berhasrat untuk menikah denganmu atas dasar kekerabatan, kedudukanmu yang mulia, akhlakmu yang baik, integritas moralmu, dan kejujuran perkataanmu” (Perkataan Khadijah ketika melamar Rasulullah).
“Tidak. Demi Allah, aku tidak pernah mendapat pengganti yang lebih baik daripada Khadijah. Ia yang beriman kepadaku ketika semua orang ingkar. Ia yang mempercayaiku tatkala semua orang mendustakanku. Ia yang memberiku harta pada saat semua orang yang enggan memberi. Dan darinya aku memperoleh keturunan, sesuatu yang tidak kuperoleh dari istri-istriku yang lain”. (Perkataan Rasulullah saw mengenai Khadijah). Ini terjadi ketika Aisyah mengatakan hal yang buruk tentang Khadijah.”Bukankah ia hanya seorang wanita tua renta dan engkau telah diberi pengganti yang lebih baik daripadanya?”
“Aku tidak pernah merasa cemburu kepada seorang wanita sebesar rasa cemburuku kepada Khadijah. Aku tidak pernah melihatnya, Tetapi Rasulullah sering menyebut dan mengingatnya. Ketika menyembelih seekor kambing, beliau selalu memotong sebagian dagingnya, dan menghadiahkannya kepada sahabat-sahabat Khadijah. Aku pernah berkata kepada Rasulullah, “Seperti tidak ada wanita lain di dunia ini selain Khadijah”. Rasulullah menjawab,”Khadijah itu begini dan begitu dan dari dialah aku memperoleh anak”" . (Kiasah Aisyah mengenai Khadijah).
Pada saat yang lain, ketika Aisyah sedang cemburu kepada Khadijah, Rasulullah pernah berkata, “Aku dikaruniai oleh ALlah rasa cinta yang mendalam kepadanya”.
Rasulullah bersabda:
“Aku diperintahkan untuk memberi kabar gembira kepada Khadijah bahwa akan dibangun untuknya di surga sebuha rumah dari permata; tak ada hiruk pikuk dan rasa lelah di sana”. (HR Bukhari, Muslim dan Ahmad).
Dalam tradisi Arab, seorang wanita hanya boleh menunggu lamaran dari laki-laki. Tetapi Khadijah bukan lagi seorang perawan muda yang tidak berpengalaman. Sebaliknya, Khadijah justru telah mempekerjakan laki-laki untuk menangani urusan-urusan bisnisnya. Apa salahnya ia memilih sendiri laki-laki yang mendampingi dan membahagiakannya? Apa salahnya ia memilih Muhammad sekali lagi untuk menjadi pendamping hidupnya? Siapa yang dapat menjamin bahwa Muhammad akan menerima pinangannya?
Khadijah mendapat pemeliharaan dan bimbingan langsung dari Allah di sepanjang hidupnya. Allahlah yang mengarahkan Khadijah untuk menajdi teman hidup Rasulullah. Allah pula yang mengarahkan Khadijah untuk menjadi teman hidup Rasulullah. Allah pula yang memunculkan tekad hatinya untuk senantiasa membela, membangkitkan tekad, dan mengobarkan semanagt suaminya. Allah yang menganugerahkan kepadanya akal yang cerdas dan akhlak yang mulia. Allah pula yang menjaga dari segala cela, sehingga penduduk Mekah menjulukinya dengan ‘wanita suci”.
Muhammad merupakan pemuda yang teguh menjaga kehormatan dirinya. Ia tidak pernah mengenal wanita lain sebelum Khadijah. Ketika menikah, Muhammad berusia 25 tahun sementara Khadijah berusia 40 tahun. Ketika Muhammad kemudian diangkat menjadi rasul, Khadijahlah yang berperan penting dalam menghilangkan keraguan dan ketakutan dari diri Muhammad. Khadijah pula yang pertama kali mengimani dan mempercayainya. Di tengah kerasnya intimidasi dan tekan kaum Quraisy kepada Rasulullah, Khadijah juga dengan setia mendampingi dan membelanya. Benarlah pernyataan bahwa “Muhammad tidak pernah menerima pengingkaran dan pendustaan yang menyakiti hatinya kecuali Allah meringankannya melalui Khadijah”..
“Maryam binti Imran, Khadijah binti Khuwailid, Fatimah binti Muhammad, dan Asiyah, istri Fir’aun”, mereka wanita terbaik sepanjang sejarah dan sebaik-baik wanita penghuni surga serta pemuka wanita di dunia,
Terima kasih untuk sahabatku yang memberikan buku yang berguna ini untukku sebagaii bahan pengingat menjalani hiduo:
“Senyummu yang cantik Khadijah mengirimkan cinta dan mengutus kasih sayang kepada orang lain”
y***s
</a


71mm0
28 Januari 2010 at 8:46 pm
Subhanallah..
j1e108048
28 Januari 2010 at 8:48 pm
Masya Allah..
iyoongpharmacy
28 Januari 2010 at 9:15 pm
Maha Suci Allah
Blogger Bertasbih
28 Januari 2010 at 9:23 pm
hampir sama dengan nama fb ny ya
j1e108048
29 Januari 2010 at 6:31 am
iya,, “hampir”,,,, makasih udh berkunjung,ya
liew267
28 Januari 2010 at 9:49 pm
alhamdulillah -> segala puji bagi Allah
wahyu
29 Januari 2010 at 3:39 am
assalamu’alaikum wr wb,
persis namanya dgn nama mbak cuma kurang k aja ya?
j1e108048
29 Januari 2010 at 6:34 am
iya,,, tp apa keteguhan hati dan sifat-sifatnya sama??? *beda dech kaya’y*
kenuzi50
29 Januari 2010 at 6:24 am
semoga lahir khadijah-khadijah masa kini…
j1e108048
29 Januari 2010 at 6:34 am
Amien,,,,
bayuputra
29 Januari 2010 at 8:40 am
keren hampir sama namanya ….
salam kenal dan salam persahabatn blog dari Kalimantan Tengah…
j1e108048
29 Januari 2010 at 8:46 am
Salam kenal juga,,, wah,,tetangga’an dong,, aq dari Kalsel
Abdi apa adanya
29 Januari 2010 at 8:00 pm
Apa? Apa? Apa?
j1e108048
29 Januari 2010 at 8:28 pm
apanya apa…?
bluethunderheart
30 Januari 2010 at 7:29 pm
kunjungan perdana
salam hangat dari blue
j1e108048
31 Januari 2010 at 7:24 am
slamat datang ,, salam hangat jg,,
Desyana Nufus Sholeha
31 Januari 2010 at 4:47 pm
subhanallah…
denindodutacipta
24 Februari 2010 at 5:23 am
SALAM KENAL dan SALING MENGUNJUNGI serta SALING BERBAGI.WAH…WEB-NYA CUKUP KREATIF DAN EDUKATIF …OYA,BISA PASANG BANNER/LINK GA YAH…???
HTTP: / / DUTACIPTA.WORDPRESS.COM
masguh
28 April 2010 at 12:05 pm
kykx ga da yg bs nyamain sifat dan karakter dari beliau…
tp klo mendekati bs jd…apalagi utk kalimat trakhir itu, sangat mendekati.
ma ksh dh d kasih linkx…maaf klo br b’kunjung n comment.
j1e108048
4 Mei 2010 at 6:12 pm
“Senyummu yang cantik Khadijah mengirimkan cinta dan mengutus kasih sayang kepada orang lain” -> Mendekatii siapa,,?
masguh
5 Mei 2010 at 1:48 am
da dehhh…
mo tau aja
j1e108048
22 Mei 2010 at 9:13 am
baru liat ne comment…
tw ae lun,, ading bungas Lo…
masguh
23 Mei 2010 at 12:53 pm
nah…itu tau…:)
Norhadijah Je
23 Mei 2010 at 8:22 pm
hhmmmm…
ading bungas la,,
kd mau lalu menunjukkan yg mana ading bungasnya..