RSS

Memaknai sebuah Pelarian

25 Jun

Hai cinta..
Apa kabarmu hari ini,,
Masihkan cinta tersenyum pada dunia..
Masihkah cinta ikut tertawa di pagi ini..

Hai cinta
Sedang apa? Main-main? Jalan-jalan?
Tak bosankah dengan kehidupannmu dan mengusik orang lain demi sebuah kebahagian dan kesedihan

Hmm,, Memaknai sebuah pelarian,, *ngeri yaa*
Pelarian cinta itu tentang sesuatu yang menggambarkan kebodohan orang yang sedang lari karna cinta *ga capek kaaaah lari-lari*

Hanya orang yang BODOH yang menjadikan orang lain sebagai tempat pelarian cintanya,, Karena Hanya orang BODOH yang memberikan harapan palsu,,, menjadikan orang lain sebagai cara melupakan patah hatinya
Saya rasa sangat tidak enak menjadi tempat PELARIAN orang lain

Adalah sebuah pelarian jika kau masih MENCINTAI dan MENGHARAPKAN orang lain untukmu tetapi kau jadikan orang yang lain sebagai “alternatif pilihan hatimu”.

Adalah pelarian jika kau sudah memiliki seseorang “disampingmu” tetapi masih ada bayang-bayang seseorang yang lain dibelakangnya

Adalah pelarian jika hanya ingin mencari tempat untuk MELUPAKAN kesedihan

Adalah pelarian jika engkau menjadikan orang lain sebagai jalanmu kembali kepada orang yang masih engkau HARAPKAN

Pelarian adalah jalan “alternatif” untuk MENGALIHKAN perhatianmu dari apa yang sebenarnya kamu RASAKAN dan kamu INGINKAN

Pelarian bukan berupa perasaan yang anda pindahkan ke orang lain,, karna rasa itu ga mungkin bisa dipindahkan,,

PELARIAN = PENGALIH PERHATIAN

Kata orang “Cinta yang tulus adalah ketika kamu mencintai orang lain tanpa tau mengapa bisa jatuh cinta”

“First love never dies, but true love can bury it alive”

Sedang searching “ciri-ciri pelarian cinta”,,, dan hasilnya lucu-lucu,,hehehe
*kalau mau tau silahkan searching sendiri,ya*

tak pernah ada orang yang berharap dikecewakan orang lain, tak pernah ada orang yang berharap bisa mengecewakan orang lain.
Kadang gerak-gerik tutur kata dapat membuat orang lain tersakiti
Pelarian bukan hanya sebagai tempat untuk mengecewakan orang lain, tapi juga tempat untuk membuat orang lain tersakiti dan terluka karnanya…
Lebih baik diakhiri saja ketika semuanya hanya sebuah pelarian karena itu jauh lebih baik..

*teruntuk sahabatku yang sedang menjadi pelarian bagi orang lain,,, Maafkan aq kawan, hanya telinga, saran dan do’a yang bisa ku berikan untukmu..Aku yakin kau lebih kuat,, karna aku jauh lebih rapuh darimu,, SALAM SAYANG SELALU UNTUKMU*

 

Tentang Norhadijah Je

Aku dilahirkan pada tanggal 14 Maret 1991, di kota Banjarbaru, pendidikan formal pertama yang aku masuki adalah TK.Trisula, kemudian aku iku
3 Comments

Posted by pada 25 Juni 2010 in curhat

 

3 Respon untuk Memaknai sebuah Pelarian

  1. iyoong

    26 Juni 2010 at 7:29 pm

    pertanyaannya ialah..
    apakah sekarang sudah agak baikan ?? :P

    cinta jgn hanya pelarian semata, karena itu sama saja mempermainkan yg namanya cinta.. syalalalala…. :D

     
  2. Je41

    27 Juni 2010 at 7:40 am

    Pertanyaan’y itu utk siapa..

    Lalalalalala with you..

     
  3. nia si cew niez

    18 Desember 2011 at 12:57 pm

    waw,,,,,,,,sangat msuk,,,,,dlm tema percintaan ku saat ini,,thamkzz^_-

     

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.